PENGALAMAN BERKUNJUNG KE SANGGAR

Hai pembaca, tidak seperti biasanya blog ini men-share tentang tutorial,dsb .. sekarang saya akan cerita pengalaman saya berkunjung ke sanggar .



Pada jumat lalu tanggal 5 Oktober 2012 saya dan kawan-kawan saya berkunjung ke sanggar, ini karena ada tugas dari sekolah untuk mempelajari kesenian dengan mengunjungi sanggar dan mendokumentasikannya . memang jarang tugas seperti ini untuk anak SMA jaman sekarang yang telah memasuki era globalisasi . biasanya ya tugas mencari artikel tentang sesuatu hal , itu mudah . tinggal cari di Google, edit-edit dikit, print juga beres .



Nah untuk tugas yang satu ini nih yang menurut kami lebih sulit, harus terjun ke lapangan langsung *dalam arti lain loh* . tapi ternyata di balik tugas itu ada pengalaman menarik & pelajaran yang bisa kami ambil .

Sebelumnya Apa Itu Sanggar ? Sanggar adalah suatu tempat atau sarana yang digunakan oleh suatu komunitas atau sekumpulan orang untuk melakukan suatu kegiatan. 



tanpa kita sadari alat musik tradisional dan kebudayaan telah kita lupakan . yang lebih kita hafal adalah teknologi ataupun jejaring sosial seperti Facebook dan Twitter *menurut pengalaman dan fakta publik* .

Tempat yang saya dan rekan-rekan kunjungi bernama Warga Mulya yang dipimpin oleh Ibu Sinta , berlokasi di Kampung Payangan, Gang Seni RT 06/05 , kel. Jatisari Kec. Jatiasih Bekasi . Ini sebenarnya bukan sanggar umum tetapi tetapi tempat latihan grup musik tradisional warga sekitar situ *menurut saya seperti itu, karena tidak terlihat ada bacaan "sanggar" dan terlihat bukan seperti sanggar, hanya rumah pribadi yang di depannya ada panggung yang di atasnya ada berbagai alat musik tradisional* .

Saat kami berkunjung sudah ada kelompok lain dari sekolah kami yang mendapat tugas yang sama,terpaksa kami harus antri menunggu. Mereka di temani oleh seorang bapak-bapak, mungkin dia yang memiliki tempat itu . Setelah beberapa menit menunggu kelompok lain itu selesai, sekarang giliran kelompok kami . Singkat cerita kami langsung menanyakan beberapa pertanyaam kepada bapak tersebut . Saat di tanya kapan berdirinya ia menjawab "Ini turun temurun diwariskan" beliau mingkin tidak tahu pasti, mungkin sudah lama sekali sebelum Indonesia merdeka . Saat kami tanya siapa pendirinya jawabannya "Sesepuh :  Abah Amir sekaligus Penasehat" .

Alat-alat tradisional yang ada di situ juga kami tanyakan satu persatu dan beliau pun mengajarkan cara memainkannya . Alat-alatnya adalah :

- Suling & Rebab
Untuk awal lagu semuanya di awali dengan alat musik ini . cara meminkannya suling ditiup & rebab digesek.
- Kecapi
Untuk menghaluskan/mengharmonikan lagu.
- Saron
2 saron untuk pengiring lagu . cara teknisnya memukulnya berlawanan. satu lagi penerus yaitu untuk menghaluskan/mengharmoniskan lagu.
- Jenglong
Semua nada ada di musik jenglong & sama dengan tempo
- Bonang
Untuk memeriahkan suasana
- Gambang
Untuk mengharmoniskan musik, cara memainkannya dipukul
- Gong
Ujung lagu ada di Gong, cara memainkannya dipukul
- Gendang
Untuk mengendalikan lagu, cara memainkannya di pukul

Coba rekan pembaca berkunjung ke sanggar, mungkin akan menambah kesadaran akan pentingnya kebudayaan,dsb .