Loading...

Jual Sarang Burung Walet Tembus Mancanegara

Loading...
Loading...
Kami menjual sarang burung walet bersih dan kotor silahkan hubungi via whatsapp 0821 3622 6208.


Tubuh Karantina Pertanian melepas export sarang walet sejumlah Rp13 miliar atau 464, 5 kg punya PT. Tong Heng Investment Indonesia, pada Jumat (6/10). 

Bahan baku export sarang walet ini didapat dari 31 tempat tinggal walet teregistrasi yang ada di Sumatera Selatan. 

Dalam info resmi yang di terima Usaha, Jumat (6/10), dijelaskan PT. Tong Heng Investment Indonesia juga akan jadi perusahaan ke-8 yang bisa menembus pasar sarang walet China. Ini menyusul 7 perusahaan yang lain yang sudah penuhi kriteria agar bisa lakukan export sarang walet dengan segera. 

China adalah negara customer sarang walet paling besar didunia. Sarang walet jadi komoditas bergengsi, terlebih waktu hari raya Imlek serta th. baru masehi. 

Terhitung Juli 2017, sejumlah 72, 31% keperluan sarang walet China di-import dari Indonesia, disusul Malaysia (18, 85%), serta bekasnya dari Brazil, Taiwan, Australia. 
Export sarang walet ke China menjangkau US$ 40, 43 juta, naik 170% dari 2016 yang cuma menjangkau US$ 14, 99 juta. Kesempatan pasar yang besar ini diterima oleh pemerintah Indonesia. 

Kepala Pusat Karantina Hewan serta Keamanan Hayati Hewani Mulyanto menyebutkan Tubuh Karantina Pertanian jadi institusi yang menanggung keamanan product sarang walet yang juga akan di-export bebas dari Avian Influenza/flu burung serta penyakit unggas yang lain serta membuat system ketelusurannya. 

Diluar itu, dengan Direktorat Kesehatan Orang-orang Veteriner serta Saat Panen serta Kementerian Perdagangan, memberi fasilitasi pada calon perusahaan exportir dalam penuhi kriteria tehnis ataupun non tehnis seperti yang disetujui dalam protokol. 

" Walau untuk menembus pasar China cukup susah, karna sarang walet yang juga akan di-export dipakai kriteria begitu ketat seperti disetujui dalam protokol, terutama system ketelusuran (traceability) serta pemenuhan hygiene serta sanitasi, dan bebas dari Avian Influenza/flu burung serta penyakit unggas yang lain, " kata Mulyanto diambil dari info resmi. 

Pada akhir 2014, Tubuh Karantina Pertanian berhasil menembus protokol itu hingga sekarang ini Indonesia bisa export segera ke China tanpa ada mesti melalui negara penghubung. 

Kesuksesan ini diinginkan bisa memotong cost di rantai distribusi yang sampai kini terbuang di negara ke-2 seperti Singapura, Hongkong, serta Taiwan. Diluar itu penjualan segera juga akan menghadirkan margin keuntungan lebih tinggi serta bisa memberi image positif dengan terdapatnya legalitas dari pemerintah China pada product Indonesia.

Dapatkan informasi tentang harga sarang walet dengan membaca artikel di hargaburung.id.
Loading...
Loading...